Indeks Kospi Melemah 0,86 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melemah 50,25 poin, atau sekitar 0,86 persen, pada Senin (13/4/2026), menjadi 5.808,62.
Volume perdagangan mencapai 1,07 triliun saham senilai 21,1 triliun won atau sekitar US$14,2 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 524 berbanding 343.
Angka indeks melemah dipicu meningkatnya tensi di Selat Hormuz setelah Amerika Serikat mengumumkan dilakukannya blokade setelah perundingan damai dengan Iran mengalami kegagalan.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS akan menghalangi pergerakan kapal yang berlayar dari pelabuhan-pelabuhan Iran. Blokade akan dimulai pukul 10 Senin pagi waktu AS.
“Pengumuman Trump mencuatkan kekhawatiran terganggunya pasokan ke pasar minyak global dan membuat harga minyak dunia naik, serta membebani sentiment investor,” jelas Lee Kyoung-Min, seorang penelitik Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
“Investor asing menjadi net seller untuk pertama kalinya dalam lima sesi terakhir, sedangkan investor ritel melakukan pembelian saham,” pungkasnya.
Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 456,4 miliar won dan 702,3 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 750,7 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan perusahaan otomotif Hyundai Motor masing-masing merosot 2,43 persen dan 2,25 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics masing-masing turun 2,55 persen dan 1,34 persen.
Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy Industries dan maskapai penerbangan Korean Air masing-masing anjlok 2,53 persen dan 3,04 persen. Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace dan LIG Nex1 masing-masing meningkat 1,53 persen dan 1,95 persen.
Saham perusahaan makanan Samyang Foods dan perusahaan kosmetik Cosmax masing-masing melambung 4,2 persen dan 6,64 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 6,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.489,3 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,9 persen. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam dan Indonesia menguat. Bursa Thailand tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Festival Songkran.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 2,33 poin menjadi 3.988,56. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 232,69 poin, atau sekitar 0,9 persen, menjadi 25.660,85.

