Hadiri Ramadhan Fair 2026, Mendagri Tito Dorong Pemerataan Ekonomi di Kepri

Foto: kepriprov.go.id

Pasardana.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian hadir dalam kegiatan Kepri Ramadhan Fair (KURMA) 2026 di Taman Gurindam 12 Kota Tanjungpinang, Minggu (08/3).

Dalam momen tersebut, dirinya mendorong pemerataan ekonomi di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) supaya tidak terpusat di sejumlah daerah saja.

Dirinya pun menyoroti bahwa selama ini pertumbuhan ekonomi di Kepri masih ditopang tiga kabupaten/kota, yaitu di Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun dan Kota Batam, dengan mengandalkan kawasan industri.

"Rata-rata perekonomian di Kepri memang tinggi, tapi pertumbuhan ekonomi antarkabupaten/kota masih jomplang," kata Tito, seperti dilansir Antara.

Menurut dia, kondisi ini menjadikan tantangan tersendiri bagi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan jajaran agar pemerataan pertumbuhan ekonomi di Bumi Melayu ini juga bisa dirasakan daerah-daerah kepulauan, seperti Natuna, Anambas, Lingga termasuk Tanjungpinang.

Pasalnya, pertumbuhan ekonomi keempat kabupaten/kota tersebut tercatat tidak secepat di Bintan, Karimun dan Batam.

Menurut Mendagri Tito, Kepri merupakan daerah kepulauan terluas dengan kondisi geografis 96 persen.

Letaknya sangat strategis karena berbatasan dengan negara-negara seperti Singapura dan Malaysia.

"Singapura termasuk negara sejahtera dengan daya beli yang tinggi. Ini menjadi peluang bagi Pak Gubernur menggaet warga negeri jiran itu berbelanja di Kepri, selain Johor Bahru," ungkapnya.