Iran Sinyalkan Perdamaian, Wall Street Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Rabu (4/3/2026) setelah Iran mensinyalkan keinginan untuk memulai perundingan perdamaian.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 238,14 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 48.739,41. Indeks S&P 500 meningkat 52,87 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 6.869,5. Indeks komposit Nasdaq melonjak 290,79 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 22.807,48.

Para investor melakukan pembelian saham sektor teknologi yang sebelumnya sempat terpuruk akibat terjadinya serangan AS-Israel ke Iran. Saham Microsoft naik 0,31 persen, sedangkan saham Nvidia dan Amazon masing-masing melonjak 1,66 persen dan 3,88 persen.

Sektor energi menjadi sektor yang paling melemah dari 11 sektor utama indeks S&P 500 seiring terhentinya lonjakan harga minyak dunia. Saham Exxon Mobil dan ConocoPhillips masing-masing merosot 1,3 persen dan 2,42 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas berjangka untuk pengiriman April 2026 naik 0,2 persen menjadi US$5.134,7 per ons. Indeks dolar AS turun 0,25 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa melonjak 1,4 persen, seiring rebound yang dialami saham sektor perbankan, perjalanan, dan barang mewah.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, meningkat 83,52 poin, atau sekitar 0,8 persen, menjadi 10.567,65. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 414,71 poin, atau sekitar 1,74 persen, menjadi 24.205,36.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melambung 424,6 poin, atau sekitar 2,49 persen, menjadi 17.487. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, naik 63,89 poin, atau sekitar 0,79 persen, menjadi 8.167,73.

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3374 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1497 euro per pound.