ANALIS MARKET (26/3/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (25/03), IHSG ditutup menguat +195,28 poin (+2,75%) ke level 7.302,12.

IHSG kembali naik karena harga saham di Indonesia saat ini dinilai sudah sangat murah dan kondisi pasar global mulai stabil.

Penguatan ini juga dipicu oleh kabar positif dari Timur Tengah, di mana Amerika Serikat dilaporkan tengah mengupayakan gencatan senjata dan mengirimkan proposal perdamaian kepada Iran guna meredakan konflik di Selat Hormuz.

Meski begitu, para investor masih bersikap hati-hati karena pihak Iran membantah adanya negosiasi tersebut, sehingga ketidakpastian politik sebenarnya belum sepenuhnya hilang.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,66%), S&P 500 (+0,54%), & Nasdaq (+0,77%).

Penguatan tersebut dipicu oleh harapan perdamaian di Timur Tengah setelah munculnya laporan proposal diplomatik AS untuk Iran.

Optimisme pasar ini didukung oleh penurunan harga minyak mentah dunia dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mereda, sehingga kekhawatiran terhadap inflasi berkurang dan memicu investor untuk kembali berinvestasi pada aset berisiko.

Sektor teknologi memimpin penguatan melalui kenaikan saham Nvidia serta lonjakan AMD dan Intel lebih dari 7%, yang diikuti oleh penguatan di sektor keuangan dan industri seperti JPMorgan dan GE Aerospace.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan cenderung menguat didorong mulai meredanya tensi geopolitik Timur Tengah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (26/3).