ANALIS MARKET (13/3/2026): IHSG Diperkirakan Melemah
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup melemah pada Kamis (Mar 12): Dow -1.56%, S&P 500 - 1.52%, dan Nasdaq -1.78%. Pasar AS berakhir lebih rendah seiring lonjakan harga minyak yang dipicu oleh konflik Iran sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan potensi gangguan pasokan. Imbal hasil U.S. Treasury 10-tahun naik 0.74% menjadi 4.261%, sementara U.S. Dollar Index menguat 0.51% ke 99.74.
Pasar komoditas juga ditutup sebagian besar menguat pada Kamis (Mar 12): minyak WTI naik 9.72% ke USD 95.73/bbl, minyak Brent meningkat 9.22% ke USD 100.46/bbl, batu bara naik 2.85% ke USD 138.75/ton, CPO naik 0.93% ke MYR 4,541/ton, dan emas turun 1.88% ke USD 5,079/oz.
Pasar Asia ditutup melemah pada Kamis (Mar 12): Hang Seng turun 0.70%, Nikkei melemah 1.04%, dan Shanghai turun tipis 0.10%. IHSG turun 0.37% ke 7,362.12, dengan asing mencatatkan net buy sebesar IDR 1,001.1 billion; sebesar IDR 905.5 billion di pasar reguler, dan IDR 95.6 billion di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat pada ADRO (IDR 209.7 billion), diikuti AADI (IDR 196.3 billion), dan BMRI (IDR 194.9 billion). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBRI (IDR 153.5 billion), diikuti BBNI (IDR 126.5 billion), dan INCO (IDR 62.8 billion). Top leading movers adalah DCII, BBCA, BMRI, sementara top lagging movers adalah BREN, DSSA, BRMS.
Adapun diperdagangan Jumat (13/3) pagi ini, baik KOSPI (-2.41%) maupun Nikkei (-1.55%) dibuka melemah.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan melemah di tengah sentimen negatif dari pasar global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (13/3).

