Wamen Ekraf Dorong Talenta Gim Muda Naik Kelas
Pasardana.id - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menghadiri Opening Ceremony Garena Game Jam 3 yang digelar BINUS University, Jakarta, Minggu (8/2).
Kehadiran Wamen Ekraf menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan talenta digital dan penguatan ekosistem industri gim nasional.
Garena Game Jam 3 merupakan kompetisi pengembangan gim yang diselenggarakan Garena Indonesia sebagai wadah bagi pelajar, mahasiswa, dan lulusan baru untuk mengasah kemampuan, berkolaborasi, serta membangun jejaring industri.
Mengusung slogan “Reinvent the Game”, kompetisi tersebut berlangsung 6–8 Februari 2026 di BINUS University Jakarta.
Dalam kompetisi itu, peserta ditantang mengembangkan gim orisinal dalam waktu 48 jam.
Wamen Ekraf Irene Umar mengapresiasi Garena Indonesia dan BINUS University atas konsistensinya menghadirkan ruang kolaborasi bagi talenta muda.
Menurutnya, Garena Game Jam 3 merupakan contoh nyata kolaborasi hexahelix ekonomi kreatif yang mempertemukan industri, akademisi, pemerintah, komunitas, media, dan talenta kreatif dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.
"Game Jam bukan sekadar membuat prototipe, tapi menjadi ruang untuk menguji ide, membangun kolaborasi, dan membentuk pola kerja profesional sejak dini. Proses ini menjadi fondasi agar talenta gim Indonesia siap masuk dan bertahan di industri,” ujar Irene, seperti dilansir dari siaran pers, Minggu (8/2/2026).
Irene menambahkan, pengembangan gim membutuhkan keseimbangan antara kreativitas dan pemahaman terhadap pasar.
Melalui game jam, talenta muda belajar menjaga passion, membaca data, memahami audiens, dan menciptakan karya yang relevan serta kompetitif di pasar global.
Dari sisi pemerintah, Irene menegaskan, Kementerian Ekraf berupaya memastikan talenta gim tidak berhenti pada tahap kompetisi atau prototipe.
Berbagai program pengembangan, salah satunya Gameseed, disiapkan untuk mendampingi mereka mulai dari penguatan konsep dan IP, proses inkubasi, hingga kesiapan masuk ke industri dan pasar.
“Industri gim Indonesia ke depan sangat bergantung pada talenta-talenta muda yang berani mencoba hal baru, berkolaborasi, dan terus belajar. Jadikan setiap proses, termasuk game jam, sebagai langkah untuk tumbuh dan naik kelas,” tutup Irene.
Garena Game Jam 3 diikuti sekira 150 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang berasal dari 50 instansi pendidikan.
Kompetisi tersebut menjadi salah satu ruang pengembangan talenta gim muda yang sejalan dengan upaya Kementerian Ekraf dalam mendorong talenta digital agar siap masuk dan berkembang di industri gim nasional.
Turut mendampingi Wamen Ekraf, Direktur Gim Kementerian Ekraf, Luat Sihombing.

