ANALIS MARKET (05/2/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (04/02), IHSG ditutup menguat +24,12 poin (+0,30%) ke level 8.146,72.
IHSG berhasil melanjutkan penguatan dua hari beruntun didorong apresiasi nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi domestik yang cukup terkendali.
Dari eksternal, data lowongan kerja terbaru AS ditunda, sehingga tidak memberikan sinyal baru tentang kondisi pasar tenaga kerja AS.
Disaat yang sama, Trump menandatangani anggaran senilai $1,2 triliun untuk mengakhiri shutdown sebagian pemerintah, meskipun pendanaan untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri masih belum terselesaikan.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, seperti DJIA (+0,53%), S&P 500 (-0,51%), & Nasdaq (-1,51%).
Mayoritas sahamsaham teknologi cenderung tertekan, khususnya di sektor semikonduktor setelah AMD mengalami penurunan tajam -17,3%, akibat outlook yang mengecewakan, yang kemudian menyeret saham perusahaan chip lainnya seperti Micron (-9,5%), Broadcom (-3,8%), Lam Research (-8,8%), dan Applied Materials (-6,6%) ikut turun.
Saham perangkat lunak juga tertekan karena para investor terus mengevaluasi ulang risiko kompetitif dan tekanan penurunan harga yang muncul seiring percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI).
“Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak mixed sembari mencermati berbagai katalis regional. Investor hari ini akan mencermati rilis data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (Q4-25),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (05/2).

