ANALIS MARKET (13/2/2026): IHSG Diproyeksikan Bergerak Konsolidasi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, JCI ditutup lebih rendah sekitar 25 poin pada perdagangan Kamis kemarin, karena investor melakukan aksi ambil untung pada saham-saham berkapitalisasi besar setelah reli baru-baru ini menyusul pertemuan antara beberapa konglomerat besar dan Presiden Prabowo, dengan penurunan juga tertekan oleh pelemahan rupiah sepanjang hari.

Sementara dari sektor Komoditas, Harga minyak turun akibat kekhawatiran kelebihan pasokan dan meningkatnya persediaan global yang mengalahkan risiko geopolitik terkait Iran, emas melemah karena aksi jual paksa dan deleveraging pasar saat investor menutup kerugian di aset lain, sementara tembaga tertekan oleh ekspektasi permintaan jangka pendek yang lebih lemah di tengah perlambatan aktivitas ekonomi China menjelang Tahun Baru Imlek.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksikan bergerak konsolidasi di rentang 8,350–8,410, rawan aksi profit taking jelang akhir pekan, setelah reli yang didorong respons pasar terhadap data inflasi dan penjualan ritel AS yang melunak. Rupiah berpotensi menguat terbatas di kisaran Rp16,750–Rp16,800 per USD, didukung meredanya tekanan Dolar AS pasca rilis data ekonomi AS yang cenderung dovish, namun tetap waspada terhadap isu sanksi geopolitik regional,” beber analis KISI dalam riset Jumat (13/2).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-BUVA - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 1,275; TP 1: 1,355; SL:1,200

Entry 2: 1,245; TP 2: 1,405

-TLKM - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 3,500; TP 1: 3,750; SL:3,320

Entry 2: 3,430; TP 2: 3,850