ANALIS MARKET (12/12/2025): IHSG Masih Berpotensi Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan sebelumnya (11/12), IHSG rebound dari penurunan dan menguat +43 poin, terutama didorong oleh kenaikan BUMI dan BRPT.

Investor masih menunggu dan melihat keputusan suku bunga Fed pada pertemuan FOMC.

Sementara dari sektor Komoditas, Harga minyak mentah melemah karena pasar mencermati potensi kelebihan pasokan global yang dipicu oleh peningkatan produksi dari OPEC+ dan produsen di kawasan Amerika.

Harga emas menguat seiring sinyal dovish dari The Fed, pelemahan dolar, serta penurunan yield yang meningkatkan minat investor, ditambah dukungan dari langkah likuiditas dan pembelian bank sentral yang berkelanjutan.

Harga tembaga naik berkat gangguan pasokan yang terus berlangsung dan penarikan besar dari gudang LME yang memperkuat kekhawatiran terhadap pasar yang semakin ketat.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diperkirakan masih berpotensi melemah setelah indeks menembus ke bawah EMA 5 dan indikator MACD mencetak death cross pada sesi sebelumnya. Sementara itu, nilai tukar Rupiah berpeluang melanjutkan penguatannya seiring pelemahan dolar AS setelah FOMC menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps,” sebut analis KISI dalam riset Jumat (12/12).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-FOLK - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 466; TP 1: 500; SL 1: 436

Entry 2: 460; TP 2: 515

-MTEL - Technical Recommendation: SELL

Support 1: 605; Resistance 1: 655

Support 2: 590; Resistance 2: 670

Disclaimer On