ANALIS MARKET (11/2/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Variatif Cenderung Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin (10/2), JCI mempertahankan kenaikannya hingga penutupan pasar (+99 poin), didukung oleh sentimen global yang positif karena pasar Asia menguat menyusul rebound saham teknologi AS dan kenaikan saham properti dan komoditas yang membantu mengangkat indeks.

Sementara dari sektor Komoditas, harga minyak mentah melemah seiring optimisme diplomatik yang meredam risiko geopolitik, sementara ketidakpastian terkait impor minyak Rusia oleh India membatasi kenaikan.

Harga emas turun akibat aksi ambil untung di tengah berkurangnya permintaan aset safe haven.

Harga tembaga terkoreksi seiring melambatnya permintaan dari China menjelang libur Tahun Baru Imlek.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diperkirakan bergerak variatif cenderung melemah di rentang 7,970–8,100, dibayangi aksi profit taking pada saham Big Banks dan teknologi, sembari menunggu rilis data inflasi AS yang krusial bagi pasar. Nilai tukar Rupiah diproyeksikan melemah tipis di kisaran Rp16,800–Rp16,900 per USD, tertekan oleh penguatan indeks Dolar AS menjelang rilis data CPI yang membuat pelaku pasar cenderung wait and see,” sebut analis KISI dalam riset Rabu (11/2).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-YELO - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 92; TP 1: 101; SL:83

Entry 2: 88; TP 2: 112

-AKRA - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 1,290; TP 1: 1,360; SL:1,230

Entry 2: 1,260; TP 2: 1,395