AHY Soroti Proporsi SDM Berbasis STEM RI Masih Tertinggal
Oleh: Ronal

Foto : Dok. ITK Balikpapan
Pasardana.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan orasi ilmiah di Rapat Senat Terbuka Dies Natalis XII Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (8/10).
Dalam orasinya, Menko AHY menyoroti soal proporsi sumber daya manusia (SDM) berbasis sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau science, technology, engineering, and mathematics (STEM) di Indonesia masih sangat kecil.
"Proporsi SDM berbasis STEM di Indonesia baru sekitar 20 persen. Angka ini masih tertinggal jika dibandingkan dengan Malaysia yang mencapai 43,5 persen maupun Tiongkok yang berada di angka 41 persen," kata Menko AHY.
Dijelaskan AHY, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas modal manusia (human capital) serta penguasaan teknologi dan inovasi.
Oleh karena itu, keberadaan ITK yang diresmikan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 6 Oktober 2014 diarahkan menjadi motor penggerak teknologi, inovasi, dan transformasi bagi Kalimantan dan Indonesia.
Saat ini, Kalimantan diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus laboratorium besar transformasi nasional yang mencakup sektor energi, hilirisasi industri, ekonomi hijau, ekonomi maritim, hingga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam kesempatan yang sama, Rektor ITK Prof. Dr. Agus Rubiyanto menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dan daerah terkait pemenuhan lahan kampus serta pembangunan fasilitas pintu gerbang utama ITK.
"Kami mengharapkan dukungan pemerintah daerah dan pusat untuk mengawal penyediaan lahan agar ruang pengembangan semakin luas,” ujar Prof. Agus Rubiyanto.
Pihak kampus menilai pembangunan gerbang utama bukan sekadar fisik, melainkan simbol penyambutan bagi talenta terbaik dari seluruh Indonesia yang datang untuk menempuh pendidikan di Kalimantan.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menyambut baik aspirasi tersebut dan menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mengawal penyediaan lahan serta dukungan anggaran pembangunan fasilitas kampus ITK.
“Kaltim siap membahas solusinya bersama dan mendukung dari sisi anggaran. Kami berharap jumlah mahasiswa ITK terus bertambah dari yang ada saat ini sekitar 9.000 orang," kata Rudy.




