Privy|Bisnis Indonesia|Privy Digital Identity

Privy Gandeng Bisnis Indonesia, Dorong Pemanfaatan Identitas Digital Terverifikasi ke Sektor Media

Oleh: Corri

07 Oktober 2026, 13:18
Privy Gandeng Bisnis Indonesia, Dorong Pemanfaatan Identitas Digital Terverifikasi ke Sektor Media

Foto : istimewa

Pasardana.id - Privy, penyedia layanan identitas digital dan tanda tangan elektronik, resmi memperluas pemanfaatan Privy Digital Identity di sektor media melalui kerja sama dengan lebih banyak media massa.

Setelah berkolaborasi dengan Kompas.com dan Tempo yang telah lebih dahulu mengadopsinya, Privy memperluas kerja sama dengan Bisnis Indonesia.

Pembaca kini dapat masuk ke platform Bisnis Indonesia menggunakan identitas yang telah terverifikasi oleh Privy, tanpa perlu mengulang proses registrasi.

Kolaborasi ini hadir di tengah lanskap konsumsi informasi yang tumbuh pesat sekaligus semakin kompleks.

Berdasarkan laporan Digital News Report 2026 dari Reuters Institute, tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap berita turun menjadi 32%, dari 36% pada tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, 64% masyarakat Indonesia mendapatkan berita dari media sosial, sementara maraknya situs yang menyalin ulang konten media tanpa kaidah jurnalistik membuat publik makin sulit membedakan sumber yang kredibel.

Di sisi lain, minat terhadap jurnalisme berkualitas tetap kuat. Laporan yang sama mencatat 17% masyarakat Indonesia membayar untuk berita online, setara rata-rata global.

Di sinilah identitas digital terverifikasi berperan sebagai jembatan untuk memudahkan pembaca menjangkau media kredibel, sekaligus membantu media membangun hubungan yang lebih kuat dengan pembaca yang terverifikasi identitasnya.

Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan perjanjian di Wisma Bisnis Indonesia oleh CEO dan Founder Privy, Marshall Pribadi, bersama Hery Trianto selaku Managing Director Bisnis Indonesia Group dan Maria Yuliana Benyamin selaku Strategic Affairs Director Bisnis Indonesia.

CEO & Founder Privy, Marshall Pribadi menyampaikan, bahwa adopsi identitas digital seharusnya tidak berhenti pada fungsi pembuktian identitas, melainkan menjadi kunci akses yang aman dan terpercaya ke berbagai layanan digital, termasuk layanan informasi.

“Nilai sebenarnya dari identitas digital muncul ketika identitas yang sudah terverifikasi dapat digunakan secara aman lintas platform. Pengguna Privy banyak beraktivitas di dunia profesional dan bisnis, dan keputusan yang mereka ambil sangat bergantung pada informasi yang kredibel. Di tengah banjir informasi dan menurunnya kepercayaan publik terhadap berita, kami ingin memastikan jalan menuju sumber informasi yang terpercaya justru menjadi yang paling mudah,” ungkap Marshall, seperti dilansir dalam siaran pers, Rabu (07/10).

“Kolaborasi dengan Bisnis Indonesia sebagai salah satu media bisnis terbesar di Indonesia menunjukkan bahwa media nasional melihat identitas terverifikasi sebagai fondasi hubungan yang lebih kuat dengan pembacanya. Bagi Privy, media adalah bagian penting dari ekosistem kepercayaan digital yang sedang kami bangun,” tambahnya.

Sebagai bagian dari implementasi ini, pengguna Privy berkesempatan memperoleh akses Bisnis Indonesia Premium secara gratis selama enam bulan dengan melakukan login dengan Privy ID di situs Bisnis Indonesia.

Melalui layanan ini, pengguna dapat menikmati berbagai konten eksklusif, mulai dari analisis pasar modal, laporan keuangan mendalam, berita ekonomi pilihan, hingga undangan ke sesi diskusi eksklusif Premium Talks.

Hery Trianto selaku Managing Director Bisnis Indonesia Group, mengatakan integrasi Privy Digital Identity membantu menyederhanakan pengalaman pembaca dalam mengakses informasi yang kredibel dan akurat, dengan memanfaatkan identitas pengguna yang telah terverifikasi oleh Privy.

“Pembaca kami membutuhkan akses informasi yang cepat dan relevan, sehingga proses registrasi seharusnya tidak menjadi hambatan untuk mendapatkan konten yang mereka butuhkan. Dengan integrasi Privy Digital Identity, kami berharap kolaborasi ini memberikan nilai tambah bagi pembaca sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap jurnalisme ekonomi dan bisnis yang kredibel,” ujar Hery.

Saat ini, Privy telah memverifikasi lebih dari 71 juta individu dan digunakan lebih dari 300 ribu pelaku usaha di Indonesia.

Ke depan, Privy akan terus memperluas pemanfaatan identitas digital ke berbagai sektor guna menghadirkan akses digital yang lebih mudah, aman, dan terintegrasi bagi masyarakat.

Berita Terkini

See More