Prabowo Subianto|indeks MSCI|pasar saham|pasar modal

Prabowo Tegaskan Bangsa Indonesia Tidak Takut MSCI

Oleh: Ronal

22 Oktober 2026, 08:36
Prabowo Tegaskan Bangsa Indonesia Tidak Takut MSCI

Foto : istimewa

Pasardana.id- Di tengah sorotan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap pasar modal Indonesia, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan tegas.

Di hadapan jajarannya dalam Sidang Kabinet Paripurna dalam rangka dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10), Presiden menegaskan, Indonesia tidak gentar meski sedang ditakut-takuti oleh penyedia indeks pasar saham asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Kesulitan kita masih banyak, gangguan masih banyak, kita terus dihadang, ada apa itu? Macam-macam lah. MSCI, macam-macam. Dia mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapapun, dan tidak akan gentar," tegas Presiden.

Menurut Prabowo, Indonesia punya kekuatan dan keberanian dan jiwa pantang menyerah.

"Saudara sekalian, kita tidak takut. Kita punya kekuatan, kita punya keberanian, dan kita rela berkorban dan kita tidak mengenal menyerah," ucap dia.

Dirinya kembali menegaskan, jika memang diperlukan, Indonesia akan kembali melakukan penghematan besar-besaran.

"Kalau perlu, kita adakan penghematan besar-besaran. Kita lebih hemat lagi nanti," ujar Prabowo.

Diketahui, baru-baru ini, MSCI mengumumkan akan melakukan konsultasi resmi untuk menentukan apakah status Indonesia sebagai pasar berkembang (emerging market) akan diturunkan menjadi pasar mandiri (stand-alone market).

MSCI menyebut, sejumlah persoalan struktural sebagai alasan dilakukannya konsultasi tersebut, termasuk struktur kepemilikan yang tidak transparan, kepemilikan saham yang terlalu terkonsentrasi, serta praktik perdagangan yang terkoordinasi.

Pengumuman tersebut kemudian diikuti kejatuhan tajam pasar saham Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 11,6 persen pada Jumat (16/10).

Penurunan tersebut menghapus sekitar 85 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.528 triliun kapitalisasi pasar.

Pada Senin (19/10/2026), IHSG kembali turun 3,64 persen dan ditutup di level 4.996,00, yang menjadi level terendah dalam enam tahun.

Berita Terkini

See More