KopDes Merah Putih Serentak Mulai Beroperasi, Menkop : Berjalan Secara Bertahap
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memantau kesiapan operasional sejumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Jawa Timur pada Kamis (15/10).
Dalam kunjungannya ini, Menkop Ferry meninjau empat lokasi, yakni KDMP Sambiroto dan Garu di wilayah Baron, KDMP Nglawak di Kertosono, serta KDMP Tambakrejo di Waru.
Kunjungan tersebut sebagai tindak lanjut rapat koordinasi untuk mematangkan operasionalisasi koperasi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kegiatan operasional seluruh KDMP serentak kini mulai dilakukan, dan berjalan secara bertahap. Mudah-mudahan ini sekali lagi menandai era kebangkitan ekonomi di desa. Bangunan KDMP ini adalah milik desa dan pengurus KDMP-nya juga adalah merupakan masyarakat desa, dan manfaatnya kembali ke masyarakat desa,” kata Menkop Ferry.
Menkop Ferry mengatakan sejumlah kebutuhan pokok dan barang bersubsidi juga telah tersedia di gerai KDMP yang beroperasi.
Produk tersebut meliputi minyak goreng MinyaKita, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), LPG 3 kilogram, serta pupuk.
Tak melulu barang kebutuhan pokok saja, gerai KDMP juga disiapkan untuk mendukung penyaluran berbagai program pemerintah, termasuk bantuan pangan non-tunai, bantuan langsung tunai, dan bantuan alat mesin pertanian.
Menurut Ferry, sejumlah lokasi yang ditinjau telah dilengkapi sarana transportasi pendukung, pengelola koperasi, serta sistem yang terhubung dengan pusat.
“Uji coba penyaluran bantuan sosial telah sukses dilakukan. Begitu juga di empat titik yang hari ini saya pantau langsung sudah berjalan dan lengkap. Penerima manfaat kini dapat mengambil haknya langsung di KDMP yang telah beroperasi, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang bank,” ungkapnya.
Pemerintah berharap keberadaan koperasi dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap barang bersubsidi dan layanan penyaluran bantuan.
Namun, efektivitas skema ini akan bergantung pada kelancaran pasokan, ketepatan sasaran distribusi, serta kemampuan pengelola menjaga operasional koperasi secara berkelanjutan.




