Indeks Kospi Melonjak 2,05 Persen

Oleh: Rezy

16 Oktober 2026, 14:41
Indeks Kospi Melonjak 2,05 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 113,83 poin, atau sekitar 2,05 persen, pada Jumat (16/10/2026), menjadi 5.809,94.

Volume perdagangan tipis hanya mencapai 286,5 juta saham senilai 20 triliun won atau sekitar US$15 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 757 berbanding 134.

Angkai indeks mengalami rebound setelah melemah tujuh sesi beruntun dipicu aksi beli para investor terhadap saham-saham yang sebelumnya mengalami penurunan harga yang tajam.

Sentimen pasar juga terpengaruh pernyataan chairman Federal Reserve Kevin Warsh dalam pertemuan IMF-World Bank 2026 di Bangkok, Thailand, terkait optimisme dan kekuatan ekonomi Amerika Serikat yang membuatnya tidak mau mensinyalkan adanya peningkatan suku bunga The Fed bulan ini.

Selain itu, Warsh juga menyebut kecerdasan buatan sebagai pengaruh perubahan terbesar terhadap ekonomi AS dan global sepanjang hidupnya.

“Pimpinan The Fed menjaga pandangan positif terhadap pertumbuhan struktural industri AI, meski ada kekhawatiran terhadap risiko pertumbuhan kredit dan beban pembiayaan” ungkap Seo Sang-Yong, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 343,5 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing melepas saham senilai 1,17 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 2,62 persen dan 0,79 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor, perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace, dan perusahaan biofarmasi Celltrion masing-masing melambung 5,58 persen, 7,77 persen, dan 6,53 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 13,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.331,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,89 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 87 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 8.806,7. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Filipina, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Malaysia dan Indonesia melemah. Bursa Thailand tutup sehubungan berlangsungnya libur perbankan.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 8,81 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 3.716,28. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 124,11 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 24.186,83.

Berita Terkini

See More