PT ITSEC Asia Tbk.|CYBR|ekspansi bisnis|afrika|ITSEC Services Asia Pte. Ltd|Pantai Gading|Nota Kesepahaman (MOU)

Gaspol Ekspansi ke Afrika, ITSEC Asia (CYBR) Gandeng Mitra Pantai Gading Garap Keamanan Siber Nasional

Oleh: Corri

12 Oktober 2026, 14:06
Gaspol Ekspansi ke Afrika, ITSEC Asia (CYBR) Gandeng Mitra Pantai Gading Garap Keamanan Siber Nasional

foto: dok. PT ITSEC Asia Tbk

Pasardana.id - PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber yang beroperasi di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik, melalui anak usahanya ITSEC Services Asia Pte. Ltd., menjalin kemitraan dengan Société de Gestion et de Concept en Informatique (SGCI), perusahaan layanan teknologi informasi, audit, dan integrasi yang berbasis di Pantai Gading.

Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bersama-sama menyediakan kapabilitas operasi keamanan siber bagi institusi publik dan operator infrastruktur kritis di Pantai Gading.

Kemitraan ini menjadi langkah pertama ITSEC Asia memasuki pasar Afrika sekaligus bagian dari strategi ekspansi internasional perusahaan di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika.

Kedua pihak berencana bekerja sama dalam proyek operasi keamanan siber berskala nasional di Pantai Gading.

Seiring percepatan transformasi digital di sektor publik dan swasta Pantai Gading, risiko paparan terhadap ancaman siber turut meningkat.

Pada sektor industri dan infrastruktur kritis, konvergensi antara teknologi informasi (IT), teknologi operasional (OT), dan sistem kendali industri (ICS) memperluas area yang berpotensi menjadi sasaran serangan.

Kondisi ini membutuhkan kapabilitas keamanan siber yang mampu melakukan pemantauan, deteksi, dan respons secara berkelanjutan.

Melalui kemitraan ini, ITSEC Asia dan SGCI akan menggabungkan kehadiran lokal, kemampuan rekayasa, serta hubungan SGCI dengan para klien di Pantai Gading dengan kapabilitas keamanan siber ITSEC Asia dan pengalamannya dalam mengoperasikan solusi keamanan siber berskala besar di Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Dalam keterangan tertulis, Senin (12/10), Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia, mengatakan, “Organisasi di Pantai Gading menghadapi lingkungan teknologi yang semakin kompleks dan membutuhkan kemampuan operasional yang berjalan secara konsisten, bukan sekadar layanan yang diberikan satu kali. Selama lebih dari 20 tahun, SGCI telah membangun kepercayaan dan keahlian teknis yang dibutuhkan untuk menjalankan pekerjaan ini. ITSEC Asia akan mendukung melalui teknologi dan pengalaman operasional yang kami miliki. Kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi internasional kami untuk bekerja bersama mitra yang telah mapan di setiap pasar, sehingga kapabilitas keamanan siber tingkat lanjut dapat diakses oleh organisasi di Pantai Gading yang membutuhkannya.”

Berdasarkan MoU tersebut, SGCI akan memimpin hubungan dengan klien dan pelaksanaan layanan di tingkat lokal. Peran ini didukung pengalaman operasional SGCI selama lebih dari dua dekade di Pantai Gading serta kapabilitasnya dalam audit sistem informasi, integrasi, keamanan ofensif, dan forensik digital.

ITSEC Asia akan menjadi mitra teknologi dan kapabilitas keamanan siber bagi SGCI, termasuk menyediakan solusi, keahlian teknis, pelatihan, serta dukungan berkelanjutan bagi tim lokal SGCI.

Sementara itu, Cyrille Koffi, Managing Director (Gérant) SGCI mengatakan, “Institusi publik dan operator infrastruktur kritis di Pantai Gading membutuhkan layanan keamanan siber yang dioperasikan secara berkelanjutan, dijalankan secara lokal dan mematuhi regulasi nasional. SGCI memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun, praktik audit yang diakui, serta kapabilitas integrasi dan operasi keamanan yang telah teruji. Dengan dukungan teknologi dan skala operasional ITSEC Asia, kami membangun kemampuan respons yang berdaulat, dengan sistem yang dihosting dan dioperasikan secara lokal, dimulai dari proyek-proyek tingkat nasional.”

Untuk mendukung pelaksanaan proyek, ITSEC Asia akan menyediakan melalui SGCI layanan pusat operasi keamanan (SOC), managed detection and response (MDR), intelijen ancaman siber, asesmen keamanan OT/ICS, pelatihan, serta platform IntelliBroń Orion.

SGCI akan berkontribusi melalui keahlian tata kelola dan kepatuhan, audit sistem informasi, pengujian keamanan ofensif, forensik digital, integrasi, hosting, dan operasional lokal.

Berita Terkini

See More