Indeks Kospi Naik 0,57 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 25,58 poin, atau sekitar 0,57 persen, pada Rabu (7/1/2026), mencapai rekor 4.551,06.

Volume perdagangan mencapai 548,38 juta saham senilai 28,83 triliun won atau sekitar US$19,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 683 berbanding 199.

Reli indeks Kospi berlangsung untuk hari keempat setelah saham sektor teknologi dan otomotif menguat.

“Rekor peningkatan saham otomotif, semikonduktor, dan perkapalan mendongkrak indeks Kospi sempat menyentuh angka 4.600 dan berakhir di atas 4.500 untuk sesi kedua beruntun,” jelas Lee Jae-Won, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 1,25 triliun won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 938,95 miliar won dan 294,59 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,51 persen dan 2,2 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melambung 13,8 persen dan 5,55 persen.

Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy naik 1,27 persen. Saham maskapai penerbangan Korean Air dan perusahaan utilitas Korea Electric Power merosot 1,78 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution merosot 1,98 persen. Saham perusahaan minyak SK Innovation terjun 3,77 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.445,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,35 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 12,8 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 8.695,6. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand, Singapura, Indonesia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 2,11 poin, atau sekitar 0,05 persen, menjadi 4.085,77. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 251,5 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 26.458,95.