Indeks Kospi Melambung 3,43 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 147,89 poin, atau sekitar 3,43 persen, pada Senin (5/1/2026), menjadi 4.457,52 yang merupakan rekor baru.
Volume perdagangan mencapai 509,64 juta saham senilai 22,5 triliun won atau sekitar US$15,6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 447 berbanding 436.
Angka indeks melambung dipicu lonjakan saham sektor teknologi. “Lonjakan saham teknologi terjadi seiring peningkatan tajam saham Micron Technology,” jelas No Dong-Kil, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing meraup saham senilai 2,17 triliun won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 702,37 miliar won dan 1,51 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melambung 7,47 persen, sedangkan saham SK Hynix melonjak 2,81 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing meningkat 2,01 persen dan 1,66 persen.
Saham perusahaan baja POSCO Holdings dan perusahaan galangan kapal HD Hyundai masing-masing menguat 1,68 persen dan 3,69 persen.
Saham perusahaan minuman Hitejinro turun 0,55 persen. Saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom dan perusahaan makanan Samyang Foods masing-masing turun 0,16 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.443,8 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,25 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,8 poin menjadi 8.728,6. Bursa saham di Asia Tenggara menguat, termasuk juga di Indonesia.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 54,58 poin, atau sekitar 1,38 persen, menjadi 4.023,42. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 8,77 poin menjadi 26.347,24.

