Indeks Kospi Menguat 0,87 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, menguat 42,6 poin, atau sekitar 0,87 persen, pada Kamis (22/1/2026), menjadi 4.952,53.

Volume perdagangan moderat mencapai 544,3 juta saham senilai 32,5 triliun won atau sekitar US$22,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 563 berbanding 315.

Indeks Kospi sempat melampaui angka 5.000 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah dipicu menguatnya saham sektor teknologi.

“Penantian level 5.000 yang ditargetkan para investor sejak tahun lalu akhirnya mencapai kenyataan,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor ritel meraup saham senilai 156,4 miliar won, sedangkan investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 298,2 miliar won dan 102,6 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,87 persen dan 2,03 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melambung 5,7 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing anjlok 3,64 persen dan 4,36 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 1,35 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.469,95 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 65,8 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 8.848,7. Bursa saham di Asia Tenggara menguat, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 5,64 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 4.122,58. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 44,9 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 26.629,96.