Indeks Kospi Melonjak 1,32 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 63,92 poin, atau sekitar 1,32 persen, pada Senin (19/1/2026), mencapai rekor 4.904,66.
Volume perdagangan mencapai 564,9 juta saham senilai 25 triliun won atau sekitar US$16,9 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 487 berbanding 397.
Angka indeks menguat 12 sesi beruntun seiring melonjaknya saham sektor otomotif dan teknologi.
“Optimisme para investor terhadap saham kecerdasan buatan beralih ke Hyundai Motor Group dan LG Electronics,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daeshin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing meraup saham senilai 551,3 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing melepas saham senilai 750,7 miliar won dan 24 miliar won.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing meroket 16,22 persen dan 12,18 persen. Kedua perusahaan mencatatkan rekor pangsa pasar bersama di Amerika Serikat pada 2025, berkat meningkatnya produksi lokal dan solidnya penjualan kendaaraan hybrid.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 0,27 persen dan 1,06 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,15 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.473,75 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,1 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 29,4 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 8.874,5. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Singapura, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand, Indonesia, dan Vietnam menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 12,09 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 4.114. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 281,06 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 26.563,9.

