Indeks Kospi Melonjak 1,58 persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 74,45 poin, atau sekitar 1,58 persen, pada Kamis (15/1/2026), mencapai rekor 4.797,55.
Volume perdagangan mencapai 540 juta saham senilai 23,6 triliun won atau sekitar US$16 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 482 berbanding 389.
Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks menguat untuk sesi ke-10 beruntun dipicu penguatan saham sektor teknologi dan otomotif.
Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 334,4 miliar won dan 1,3 triliun won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1,8 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 2,57 persen dan 0,94 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melonjak 2,55 persen dan 6,64 persen.
Saham perusahaan smelter zinc Korea Zinc meroket 11,47 persen. Saham perusahaan baja POSCO Holdings naik 1,88 persen.
Saham agensi artis K-pop Hybe melonjak 2,27 persen usai mengumumkan jadwal tur global BTS.
Saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan pengembang video game NCSOFT masing-masing anjlok 4,62 persen dan 1,41 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 7,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.469,7 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia berada dalam tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang berakhir datar.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 41,1 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 8.861,7. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Vietnam dan Malaysia melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 13,49 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 4.112,6. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 76,19 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 26.923,62.

