ANALIS MARKET (12/1/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (09/01), IHSG ditutup menguat +11,28 poin (+0,13%) ke 8.936,75.

Penguatan IHSG didorong kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar, seperti AMMN (+3,16%), BBCA (+0,93%), BUVA (+15,44%), BRMS (+2,07%), MDKA (+5,47%), & EMAS (+6,47%).

Dari sisi ekonomi, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai +5,45% YoY pada 4Q25 (vs. 3Q25: +5,04% YoY, 4Q24: +5,02% YoY), lebih rendah dibandingkan proyeksi yang disampaikan Purbaya pada Oktober 2025 di level +5,67% YoY.

Dari eksternal, investor masih menunggu rilis data ekonomi AS yang akan menentukan arah kebijakan moneter The Fed. Saat ini, sekitar 80% ekonom cenderung memperkirakan suku bunga The Fed yang akan cenderung ditahan.

Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup menguat, seperti DJIA (+0,48%), S&P 500 (+0,65%), & Nasdaq (+0,81%).

Laporan bulan Desember menunjukkan penambahan lapangan kerja nonpertanian AS sebesar 50.000, di bawah ekspektasi, namun tingkat pengangguran turun ke level 4,4%, mengisyaratkan pasar tenaga kerja yang tetap stabil namun tumbuh lambat.

Emiten chip menjadi penguasa sektor, dengan Broadcom (+3,8%), Intel (+10,8%), dan Lam Research (+8,7%) melonjak tajam karena optimisme investor terhadap pertumbuhan kecerdasan buatan (AI) dan sektor semikonduktor.

Saham pembangun perumahan dan perusahaan perbaikan rumah juga melonjak setelah Presiden Trump memerintahkan pembelian obligasi hipotek untuk menurunkan suku bunga, dengan D.R. Horton (+7,8%), PulteGroup (+7,3%), Lennar (+8,8%), dan Home Depot (+2,2%) semua naik.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed, dibayangi terjadinya take profit pasca berhasil membentuk all time high (ATH). Investor hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Konsumen Indonesia (Des25),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Senin (12/1).