Wall Street Menguat Dipicu Lonjakan Saham Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (9/1/2026) dipicu melonjaknya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 237,96 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 49.504,07. Indeks S&P 500 meningkat 44,82 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 6.966,28 yang merupakan rekor baru. Indeks komposit Nasdaq menguat 191,33 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 23.671,35.

Indeks Philadelphia SE Semiconductor melambung 2,7 persen mencapai angka rekor.

Saham Lam Research melambung 8,7 persen setelah Mizuho meningkatkan target harga Perusahaan semikonduktor tersebut.

Saham Broadcom dan Alphabet masing-masing melonjak 3,8 persen dan 1 persen. Saham Tesla meningkat 2,1 persen.

Saham Vistra meroket 10,5 persen usai Meta Platforms sepakat untuk membeli pasokan listrik dari pembangkit listrik tenaga nuklir Vistra.

Laporan yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa pertumbuhan employment AS tumbuh lebih lamban dari ekspektasi pada Desember, dengan tingkat pengangguran 4,4 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik dipicu lemahnya data payroll AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2026 naik 1,2 persen menjadi US$4.513,6 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi menguatnya nilai tukar dolar AS, dengan indeks dólar AS naik 0,21 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,4 persen, setelah saham perusahaan tambang Glencore melambung 9,6 persen dipicu rencana merger dengan Rio Tinto.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 79,91 poin, atau sekitar 0,8 persen, menjadi 10.124,6. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 134,18 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 25.261,64.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 5,7 poin menjadi 17.649. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melonjak 118,62 poin, atau sekitar 1,44 persen, menjadi 8.362,09.

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3436 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1536 euro per pound.