Kasus Beras Oplosan, Penjualan Beras di Pasar Tradisional Malah Jadi Meningkat
Pasardana.id – Baru-baru ini penjualan beras di pasar tradisional lagi alami peningkatan.
Masyarakat tak lagi beli beras di gerai ritel modern, karena dampak dari kasus beras oplosan.
Terkait fenomena ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, bahwa hal tersebut justru memberikan angin segar buat pedagang kecil, karena akan mendorong ekonomi kerakyatan.
“Penjualan di pasar tradisional meningkat karena beralih (dari ritel), karena bisa lihat langsung (berasnya). Nah ini fenomena menarik, sangat bagus,” ujar Amran usai konferensi pers di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Kamis (07/8).
Karena itu, Ia mendorong agar penjualan beras di pasar tradisional ini tetap terus tinggi.
“(Itu) mendorong ekonomi kerakyatan, meningkatkan ekonomi-ekonomi pedagang-pedagang kecil,” ujar Amran.
Dirinya pun menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan kualitas beras yang dijual di gerai ritel modern.
Menurut dia, permasalahan utama pada beras medium dan premium yang dijual di ritel terletak pada tingkat patahan (broken) yang dinilai tidak sebanding dengan harga jualnya.
“Kalau medium itu broken-nya 25%, kalau premium 15%, tetapi kita lihat kondisi pada saat kita cek itu broken-nya ada yang sampai 40%, ada 50%. Itu yang terjadi,” tukasnya.

