Wall Street Melemah Dipicu Data Ekonomi AS

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (5/8/2025) dipicu data ekonomi Amerika Serikat yang terbaru.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 61,9 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 44.111,74. Indeks S&P 500 melemah 30,75 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 6.299,19. Indeks komposit Nasdaq merosot 137,03 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 20.916,55.

Aktivitas sektor jasa AS secara tak terduga stagnan pada bulan Juli dengan sedikit perubahan dalam pesanan dan melemahnya lebih lanjut dalam ketenagakerjaan bahkan saat biaya input meningkat paling tinggi dalam hampir tiga tahun, menggarisbawahi ketidakpastian yang sedang berlangsung atas kebijakan tarif AS terhadap bisnis.

Saham perusahaan teknologi melemah dengan saham Microsoft merosot 1,47 persen. Saham Nvidia dan Apple masing-masing turun 0,97 persen dan 0,21 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2025 naik 0,2 persen menjadi US$3.434,7 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,15 persen, dipicu lonjakan saham sektor F&B.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 14,43 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 9.142,73. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 88,38 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 23.846,07.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 21,4 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 14.407,5. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 10,97 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 7.621,04.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,05 persen terhadap dolar AS menjadi 1,329 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3 persen menjadi 1,1514 euro per pound.