Indeks Kospi Turun 0,57 Persen 

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 14,98 poin, atau sekitar 0,57 persen, pada Selasa (25/2/2025), menjadi 2.630,29. 

Volume perdagangan moderat mencapai 420,7 juta saham senilai 10,3 triliun won atau sekitar US$7,2 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 527 berbanding 358. 

Seperti dilansir Yonhap News, indeks Kospi turun dipicu keputusan Bank of Korea untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2,75 persen seiring melemahnya permintaan domestik dan ketidakpastian di dalam dan luar negeri. BoK juga menurunkan perkiraan pertumbuhan GDP Korea Selatan tahun ini menjadi 1,5 persen dari sebelumnya 1,9 persen. 

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,17 persen dan 2,2 persen. Saham perusahaan minyak SK Innovation dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing anjlok 3,81 persen dan 2,74 persen. 

Saham perusahaan makanan Samyang Food dan CJ Cheiljedang masing-masing merosot 1,79 persen dan 1,4 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing turun 2,17 persen dan 1,4 persen. 

Saham perusahaan biofarmasi SK Biopharmaceuticals dan perusahaan hiburan CJ ENM masing-masing melonjak 1,91 persen dan 1,79 persen. 

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.430,4 won per dolar AS. 

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,27 persen. 

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 56,3 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 8.251,9. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk di Indonesia. 

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 26,99 poin, atau sekitar 0,8 persen, menjadi 3.346,04. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 307,59 poin, atau sekitar 1,32 persen, menjadi 23.034,02.