ANALIS MARKET (10/12/2025): IHSG Berpotensi Rebound
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (09/12) ditutup turun 0.61%, tapi disertai dengan net buy asing sebesar Rp69 Miliar.
Saham yang paling banyak dibeli asing adalah WIFI, BUMI, BMRI, TLKM dan UNTR.
Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street beragam pada penutupan perdagangan Selasa (9/12), para pelaku pasar menahan diri menjelang keputusan suku bunga terakhir The Fed untuk tahun ini. Indeks S&P 500 turun tipis 0,09%, Nasdaq Composite menguat 0,13% dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,38%. Tekanan pada Dow Jones terutama datang dari saham JPMorgan yang terkoreksi akibat proyeksi biaya 2026 yang lebih tinggi dari perkiraan. Pelaku pasar kini bersiap menghadapi keputusan suku bunga The Fed yang akan diumumkan Rabu (10/12) waktu AS. Hal tersebut menjadi keputusan terakhir pada tahun 2025. Ekspektasi pemangkasan The Fed ini turut mendorong indeks saham berkapitalisasi kecil, Russell 2000, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) intraday. Saham-saham small cap cenderung lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga karena biaya pendanaannya lebih terhubung dengan kondisi pasar. Di sisi lain, saham CVS Health menjadi salah satu pemenang pada perdagangan Selasa, naik hampir 5% setelah perusahaan farmasi tersebut merilis proyeksi laba 2026 yang lebih baik dari ekspektasi pasar.
Di sisi lain, Bursa saham Asia mayoritas melemah pada perdagangan Selasa (9/12). Investor tetap berhati-hati menjelang keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan menurunkan biaya pinjaman akhir pekan ini. Sentimen pasar tertekan oleh jadwal rapat bank sentral yang padat pekan ini. Investor menunggu kepastian arah suku bunga global, termasuk keputusan Reserve Bank of Australia (RBA) yang dijadwalkan Selasa (9/12). RBA, Swiss National Bank (SNB), dan Bank of Canada diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, sementara The Fed hampir pasti menurunkannya pada Rabu (10/12). Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,14%, Kospi Korea Selatan melemah 0,27%, Hang Seng Hong Kong turun 1,29%, Taiex Taiwan berkurang 0,43% dan ASX 200 Australia melemah 0,45%. Selain itu, rapat kali ini juga menarik perhatian terkait siapa yang akan menggantikan Jerome Powell ketika masa jabatannya berakhir Mei mendatang.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Rabu (10/12), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi rebound hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 8600-8630 dan Resist IHSG: 8680-8700.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BKSL, BULL, ENRG, GTSI, WIFI, dan CBDK.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;
BKSL, Spec Buy dengan area beli di 172-173, cutloss di bawah 168. Target dekat di 180-187.
BULL, Spec Buy dengan area beli di 310, cutloss di bawah 308. Target dekat di 316-326.
ENRG, Spec Buy dengan area beli di 1375-1390, cutloss di bawah 1375. Target dekat di 1405-1435.
GTSI, Spec Buy dengan area beli di 228-230, cutloss di bawah 228. Target dekat di 248-252.
WIFI, Spec Buy dengan area beli di 4100-4130, cutloss di bawah 4070. Target dekat di 4200-4280.
CBDK, Spec Buy dengan area beli di 8775-8975, cutloss di bawah 8750. Target dekat di 9150-9300.
Disclaimer On

