Emiten Kongsian Grup Bakrie dan Grup Salim Ini Masih Defisit USD784 Juta di Tahun 2023

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bumi Resources Minerals Tbk (IDX: BRMS) membukukan laba bersih senilai USD13,919 juta pada tahun 2023, atau merambat 1,93 persen dibanding tahun 2022 yang terbilang USD13,655 juta.

Seiring dengan itu, laba per 1.000 saham dasar jalan ditempat di level USD0,1 per lembar.

Pada gilirannya, laba tersebut hanya dapat mengikis defisit atau akumulasi rugi 1,75 persen secara tahunan menjadi USD784,85 juta pada akhir tahun 2023.  

Direktur Utama & CEO BRMS, Agus Projosasmito melaporkan pendapatan sepanjang tahun 2023 senilai USD46,637 juta.

Hasil itu melonjak 318 persen dibanding tahun 2022 yang setara USD11,644 juta.

Peningkatan kinerja keuangan BRMS didukung oleh kenaikan produksi emas dari pabrik ke-2 kami di Palu (Sulawesi). Kami berharap, pertumbuhan BRMS akan terus berlanjut di tahun 2024 ini, mengingat pabrik ke-2 tersebut akan segera mencapai kapasitas penuh di tahun ini, dan konstruksi pabrik ke-3 akan diselesaikan di semester kedua tahun ini,” papar Agus dalam keterangan resmi, Selasa (2/4/2024).

Jelasnya, pendapatan itu ditopang produksi emas sebanyak 23.270 oz atau melonjak 330 persen dari produksi emas sebesar 5.415 oz di tahun 2022.

Pada saat yang sama, harga jual rata-rata emas meningkat sebesar 8 persen dari USD1.795 per oz di tahun 2022 menjadi USD1.930 per oz di tahun 2023.

Walau beban pokok pendapatan melambung 306 persen secara tahunan menjadi USD20,38 juta pada tahun 2023.  

Tapi laba kotor tetap melejit 303 persen secara tahunan menjadi USD26,256 juta.

Adapun laba usaha terbang 1.508 persen secara tahunan menjadi USD17,099 juta pada akhir tahun 2023.

Namun, laba sebelum pajak penghasilan amblas 46,4 persen secara tahunan yang tersisa USD17,459 juta pada tahun 2023.  

Pemicunya, pendapatan lain-lain anjlok 98,8 persen secara tahunan yang tersisa USD359,9 ribu.

Menariknya, beban pajak penghasilan turun 82,6 persen secara tahunan yang tersisa USD3,271 juta pada tahun 2023.

Alhasil, laba bersih periode berjalan tumbuh 3,6 persen secara tahunan menjadi USD14,188 juta.  

Sementara itu, jumlah kewajiban bertambah 8 persen secara tahunan menjadi USD135,51 juta pada tahun 2023.

Pada sisi lain, total ekuitas meningkat 1,4 persen secara tahunan menjadi USD969,35 juta pada tahun 2023.