Indeks Kospi Turun 0,7 Persen 

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 18,59 poin, atau sekitar 0,7 persen, pada Kamis (24/10/2024), menjadi 2.581,03.  

Volume perdagangan moderat mencapai 336,43 juta saham senilai 9,47 triliun won atau sekitar US$6,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 613 berbanding 256. 

Seperti dilansir Yonhap News, indeks Kospi turun dipicu laporan yang dirilis Bank of Korea yang menyebutkan bahwa GDP Korea Selatan hanya tumbuh 0,1 persen pada kuartal ketiga tahun ini, lebih rendah dari ekspektasi pertumbuhan 0,5 persen. 

Investor institusi dan asing total menjual saham senilai 653 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 621 miliar won. 

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynnix masing-masing anjlok 4,2 persen dan 1,1 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan minyak SK Innovation masing-masing merosot 5,2 persen dan 0,8 persen. 

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.380,20 won per dolar AS. 

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,6 persen.  

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 9,7 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 8.206,3. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, Vietnam, Malaysia, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura menguat. 

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 22,54 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 3.280,26. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 270,53 poin, atau sekitar 1,3 persen, menjadi 20.489,62.