Indeks Kospi Melonjak 1,1 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 28,92 poin, atau sekitar 1,1 persen, pada Rabu (23/10/2024), menjadi 2.599,62.
Volume perdagangan moderat hanya mencapai 345,96 juta saham senilai 9,25 triliun won atau sekitar US$6,7 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 448 berbanding 408.
Seperti dilansir Yonhap News, indeks Kospi terdongkrak penguatan saham sektor teknologi dan otomotif di tengah mencuatnya kekhawatiran tertundanya pemangkasan suku bunga Federal Reserve.
Investor institusi dan asing total meraup saham senilai 510 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 514 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 2,4 persen dan 4,4 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan utilitas Korea Electric Power masing-masing meningkat 2,8 persen dan 0,7 persen.
Saham maskapai penerbangan Korean Air dan perusahaan pengapalan HMM masing-masing turun 1,1 persen dan 0,6 persen. Saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom merosot 1,4 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.382,2 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 10,3 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 8.216. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Singapura dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Vietnam, Indonesia, dan Filipina melemah. Bursa Thailand tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan His Majesty King Bhumibol Adulyadej the Great Memorial Day.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 15,98 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 3.301,85. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 261,2 poin, atau sekitar 1,27 persen, menjadi 20.760,15.

