Indeks Kospi Turun 0,59 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 15,48 poin, atau sekitar 0,59 persen, pada Jumat (18/10/2024), menjadi 2.593,82.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 259,1 juta saham senilai 8,1 triliun won atau sekitar US$5,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 589 berbanding 267.
Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks turun dipicu aksi jual investor asing terhadap saham big-cap teknologi dan baterai.
Investor asing melepas saham senilai 479,7 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi total meraup saham senilai 455,9 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,84 persen dan 4,44 persen. Saham Hanmi Semiconductor terjun bebas 10,4 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing merosot 2,14 persen dan 1,2 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melemah 0,42 persen dan 0,11 persen.
Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melonjak 3,31 persen. Saham perusahaan keuangan KB Financial dan Meritz Financial masing-masing naik 0,75 persen dan 2,22 persen.
Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing meningkat 1,03 persen dan 3,08 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 1,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.369,7 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,76 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 72,7 poin, atau sekitar 0,87 persen, menjadi 8.283,2. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Filipina menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 92,18 poin, atau sekitar 2,91 persen, menjadi 3.261,56. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 702,83 poin, atau sekitar 3,5 persen, menjadi 20.781,93.

