Dirut Bulog Tegaskan Tidak Akan Tambah Kuota Impor Beras

foto : istimewa

Pasardana.id - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menegaskan, tidak akan ada penambahan kuota impor beras lagi hingga sampai saat ini.

Kata dia, penentuan impor atau tidak akan mengutamakan faktor kebutuhan di dalam negeri.

Pria yang akrab disapa Buwas ini mengatakan, bahwa hingga saat ini proses pemasukan beras impor masih terus berlangsung.

"Nggak, nggak ada impor tambahan. Kan kita dulu dapat kuota 2 juta ton, tidak ada tambahan lagi," kata Buwas di Jakarta, Rabu (16/8).

"Jadi, impor kita sudah ditentukan kuotanya 2 juta. Itu kalau dalam hitungan, itu sudah cukup. Hanya sekarang, kita kan harus menjaga dari produksi dalam negeri, petani ya," sambungnya.

Mantan Kepala BNN ini pun menegaskan, penjajakan kerja sama antara Indonesia dengan India, untuk jaminan penyediaan 1 juta ton beras, bukan dalam rangka menambah kuota impor tahun ini.

"Itu kan India. Ya, itu kan MoU dari Menteri Perdagangan dengan Kementerian India, belum ada penugasan ke kita," katanya.

Di sisi lain, dengan adanya kekhawatiran efek El Nino terhadap produksi beras di dalam negeri, Buwas mengatakan, sampai saat ini ekspetasi pemerintah adalah impor dan produksi dalam negeri mencukupi kebutuhan nasional.

Meski demikian, imbuh dia, ada prediksi produksi pertanian bisa turun 5% akibat efek El Nino. Namun, pasokan beras yang ada diyakini mencukupi.

"Nah, itu harus kita jaga, maka kita impornya melihat daripada kebutuhan. Jangan sampai kita nggak butuh impor tapi kita harus impor. Tapi kalau kita butuh impor ya kita impor, jadi sesuai dengan kebutuhan," tandas Buwas.