Indeks Kospi Merosot 1,67 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 44,10 poin, atau sekitar 1,67 persen, pada Rabu (26/7/2023), menjadi 2.592,36.
Volume perdagangan mencapai 825,02 juta saham senilai 36,01 triliun won atau sekitar US$28,23 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 871 berbanding 50.
Angka indeks merosot akibat aksi jual yang dilakukan investor asing dan institusi, masing-masing melepas saham senilai 945,96 miliar won dan 67,51 miliar won. Investor ritel meraup saham senilai 995,47 miliar won.
“Para investor melepas saham seiring berlangsungnya pertemuan kebijakan Federal Reserve,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.
The Fed diperkirakan akan meningkatkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan menjadi akhir siklus pengetatan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,29 persen dan 0,35 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution terjun 2,36 persen.
Saham perusahaan baja POSCO Holdings anjlok 4,26 persen. Saham perusahaan kimia POSCO Future M terjun 6,35 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,9 persen meski mencatatkan rekor perolehan laba operasional kuartalan berkat tingginya permintaan dan pelemahan nilai tukar won. Saham Kia tergelincir 2,36 persen.
Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melorot 1,09 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing merosot 1,64 persen dan 2,15 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 0,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.274,5 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 62,30 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 7.402. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand melemah, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, Singapura, Vietnam, dan Filipina menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 8,49 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 3.223,03. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 69,26 poin, atau sekitar 0,36 persen, menjadi 19.365,14.

