Penjualan Naik 46 Persen, BEER Bagikan Total Dividen Tunai Sebesar Rp4,9 Miliar

foto : istimewa

Pasardana.id - PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (IDX: BEER) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada, Jumat (30/6), yang menyetujui pembagian dividen tunai perseroan sebesar Rp4,9 miliar atau sekitar Rp1,23 per lembar sahamnya.

"Kami mengucap syukur atas performa kami di tahun 2022 dan yakin bahwa di tahun 2023 akan lebih baik lagi," beber Audy Lieke, Direktur Utama PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk, dalam Publik Ekspose di Jakarta, Jumat (30/6/2023).

"Meskipun tahun 2022 masih terdapat Pandemi COVID, BEER berhasil menumbuhkan pendapatan dengan memperkuat branding, memperluas jaringan distribusi serta melengkapi produk Daebak Soju-nya hingga menjadi 5 jenis rasa: Lychee, Mango, Peach, Original, dan Lemon," tambah Audy.

Lebih lanjut Audy mengungkapkan, bahwa produk Daebak Soju merupakan penyumbang pemasukan terbesar pada pendapatan Perseroan hingga saat ini.

"Daebak Soju merupakan market leader produk kami. Seiring dengan banyaknya penggemar drama Korea di Indonesia, penjualan produk tersebut juga makin laris," beber Audy.

Adapun manajemen BEER mengumumkan, Perseroan mengalami kenaikan penjualan sebesar 46% dari Rp50,06 miliar di tahun 2021 menjadi 74,95 miliar di tahun 2022.

Hal itu disertai kenaikan pendapatan bersih (laba bersih setelah pajak) sebesar 40%, dari Rp10 miliar di tahun 2021 menjadi Rp14,05 miliar di tahun 2022.

Sementara itu dividend payout ratio (DPR) perseroan tercatat sekitar 35% dari total laba bersih 2022 yang mencapai Rp14,05 miliar.

Mengacu jumlah saham yang beredar saat ini sebanyak 4 miliar, maka dividen per share (DPS) BEER sebesar Rp1,23 per saham dan total dividen BEER mencapai Rp4,9 miliar.

Sekadar informasi, PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (IDX: BEER) merupakan perusahaan yang bergerak di industri minuman beralkohol hasil destilasi (KBLI 11010), kemudian industri minuman beralkohol hasil fermentasi anggur dan hasil pertanian lainnya (KBLI 11020), serta industri minuman beralkohol hasil fermentasi Malt (KBLI 11031).

Jobubu memegang Izin Usaha Industri (IUI) produksi yang full spectrum (kadar 0-55%; golongan A, B, dan C) terbesar di Indonesia.

Saat ini, kapasitas produksi perseroan masih mempunyai kesempatan untuk meningkatkan produksi hingga 90 juta liter per tahun atau 110 Kali lipat dari produksi saat ini yang masih sekitar 800 ribu liter.