PACK Genjot Pertumbuhan Pendapatan Hingga 23 Persen Pada Tahun 2023

Foto: Pasardana.id

Pasardana.id - PT Solusi Kemasan Digital Tbk (IDX: PACK)  menargetkan pertumbuhan laba bersih tahun 2023 sebesar 20 persen dibanding hasil tahun 2022, yang ditopang pertumbuhan pendapatan sebesar 23 persen.  

Direktur Utama PACK, Denny Winoto mengatakan, kinerja keuangan perseroan untuk Tahun Buku 2023 ditaksir tetap konsisten berada di jalur pertumbuhan, setelah pada 2022 berhasil membukukan laba bersih di tengah membaiknya prospek bisnis percetakan digital untuk kemasan fleksibel.

"Kami memperkirakan growth revenue akan bertumbuh double digit atau sekitar 23 persen sampai dengan 24 persen," ungkap Denny kepada media saat pencatatan saham perdana perseroan di Bursa Efek Indonesia(BEI), Rabu (8/2/2023).

Dia mengungkapkan, dalam laporan keuangan yang berakhir 31 Juli 2022, perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 40,97 persen menjadi Rp26,22 miliar dibanding per 31 Juli 2021 yang tercatat senilai Rp18,6 miliar.

Sehingga, selama tujuh bulan pertama di 2022, PACK berhasil meraih laba bersih tahun berjalan sebesar Rp705,95 juta.

Menurut Denny, keberhasilan perusahaan pemilik merek dagang FlexyPack dalam melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) akan memuluskan target kinerja operasional perseroan ke depannya.

“Aksi korporasi ini akan mendukung pemenuhan kebutuhan modal kerja maupun belanja modal PACK,” ujar dia.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan IPO, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp49,9 miliar.

Kedepanya, PACK berpeluang meraup dana dari pelaksanaan 61,6 juta Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham. Sehinga total penghimpunan dana dari penerbitan waran ini maksimal Rp21,56 miliar.

Rencananya, sebesar 79 persen dana hasil IPO akan digunakan oleh PACK untuk modal kerja, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan sebagai anggaran belanja modal.

Sementara itu, dana hasil pelaksanaan waran juga akan digunakan PACK sebagai modal kerja.