Agro Yasa Lestari Resmi Go Public

foto : dok. IDX

Pasardana.id – PT Agro Yasa Lestari (Perseroan) resmi mencatatkan saham dengan kode AYLS, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (12/2).

Sebelumnya, Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham sebanyak 258.703.200 (dua ratus lima puluh delapan juta tujuh ratus tiga ribu dua ratus) saham baru yang merupakan Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp 50,- (lima puluh Rupiah) setiap saham atau sebanyak 30,31% (tiga puluh koma tiga puluh satu persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah Penawaran Umum, yang dikeluarkan dari portepel, yang ditawarkan kepada Masyarakat dengan Harga Penawaran sebesar Rp Rp100,- (seratus Rupiah) setiap saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS).

Adapun jumlah seluruh nilai Penawaran Umum adalah sebesar Rp. Rp25.870.320.000,- (dua puluh lima miliar delapan ratus tujuh puluh juta tiga ratus dua puluh ribu Rupiah).

Selain itu, Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 206.962.560 (dua ratus enam juta sembilan ratus enam puluh dua ribu lima ratus enam puluh) Waran Seri I yang menyertai saham baru Perseroan atau sebanyak - banyaknya 34,80% (tiga puluh empat koma delapan puluh persen) dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham ini disampaikan.

Waran Seri I ini diberikan secara cuma - cuma kepada para pemegang Saham Baru Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan dengan perbandingan 5 Saham mendapatkan 4 Waran Seri IWaran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 1 (satu) tahun.

Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melaksanakan setiap 1 (satu) Waran Seri I yang dimiliki menjadi 1 (satu) saham baru Perseroan dengan nilai nominal Rp 50,- (lima puluh Rupiah), yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel dengan Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melaksanakan setiap 1 (satu) Waran Seri I yang dimiliki menjadi 1 (satu) saham baru Perseroan dengan nilai nominal Rp 50,- (lima puluh Rupiah), yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel dengan Harga Pelaksanaan Rp 150,- (seratus lima puluh Rupiah) yang dapat dilakukan setelah 6 (enam) bulan atau lebih sejak waran seri I diterbitkan, yang berlaku mulai tanggal 12 Agustus 2020 – 11 Februari 2021.

Pemegang Waran Seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham termasuk hak atas dividen selama Waran Seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi saham.

Bila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa berlakunya, maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku.

Masa berlaku Waran Seri I tidak dapat diperpanjang. Total hasil pelaksanaan Waran Seri I adalah sebanyak – banyaknya Rp31.044.384.000- (tiga puluh satu miliar empat puluh empat juta tiga ratus delapan puluh empat ribu Rupiah).

Melansir keterangan pers, Rabu (12/2), Amoreno selaku Corporate Secretary PT Agro Jaya Lestari Tbk menyebutkan, bahwa Perseroan bermaksud untuk menggunakan keseluruhan dana yang akan diperoleh dari Penawaran Umum, setelah dikurangi biaya emisi seluruhnya akan dipergunakan, untuk:

1.Sekitar 83,28% (delapan puluh tiga koma dua delapan persen) untuk kebutuhan modal kerja Perseroan.

2.Sekitar 16,72% (enam belas koma tujuh puluh dua persen) untuk pembayaran sebagian hutang kepada PT Bank Danamon Indonesia Unit Usaha Syariah.

Sedangkan dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran maka jumlah dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja operasional Perseroan.

Dalam pencatatan saham ini di lantai Bursa, PT Agro Jaya Lestari Tbk menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.