ANALIS MARKET (26/1/2023) : Koreksi IHSG jadi Peluang untuk ‘Buy on Weakness’

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, koreksi IHSG hari ke-2 memberikan peluang untuk buy on weakness, selama di atas level 6.820 & candle lower low pada perdagangan hari ini, Kamis (26/1).

Adapun secara teknikal analis, IHSG masih dalam trend Bullish, selama di atas level 6.845.

Kemarin (25/1), IHSG closing di bawah 5 day MA (6.830) & di bawah 6.986 (200 day MA).

Indikator MACD bearish, Stochastic overbought, candle lower low.

Jika bisa di tutup harian di bawah 6.845, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784, 6.715 DONE, 6.621 DONE, 6.557 DONE.

Jika closed di atas 6.845, peluang menuju 6.906 DONE, 6.992, 7.046. Range breakout berada di 6.557- 6.953. 

“Level resistance berada 6.860, 6.885, 6.906, 6.994 dengan support 6.802, 6.755, 6.726, 6.708. Perkiraan range di rentang: 6.780 - 6.840,” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar dalam riset Kamis (26/1).

Kemarin (25/1), bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami pergerakan yang beragam.

Bursa Australia yaitu S&P/ASX 200 dan All Ordinaries mengalami koreksi. Australia melaporkan inflasi 4Q22 sebesar 7,8% YoY, di atas ekspektasi, tertinggi dalam 32 tahun terakhir.

Singapura mencatat inflasi Desember 2022 sebesar 6,5% YoY, turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Thailand menaikkan suku bunga 25 bp menjadi 1,5%, sesuai ekspektasi.

Bursa China, Taiwan dan Hong Kong masih tutup.

Hari ini, Philipina akan menyampaikan tingkat pertumbuhan ekonomi pada 4Q22

Dari Amerika Serikat (AS), kemarin (25/1), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis sebesar 0,03%, namun di sisi lain S&P 500 melemah 0,02%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang terkoreksi sebesar 0,18%.

Microsoft menyampaikan target yang kurang optimis sehingga memicu kekhawatiran terhadap pertumbuhan. Harga sahamnya sedikit turun.

Malam ini, AS akan menyampaikan tingkat pertumbuhan ekonomi pada 4Q22 secara qoq.

Kanada menaikkan suku bunga 25 bp menjadi 4,5%, sesuai dengan perkiraan. Bursa Eropa ditutup melemah.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, analis BNI Sekuritas menyebut beberapa saham yang bisa menjadi pilihan investor diperdagangan hari ini, Kamis (26/1), yaitu; BMRI, HMSP, SMDR, BBYB, TLKM, dan MDKA.