ITMG Akan Jual Hingga 21,5 Juta Ton Batu Bara Di Tahun 2022

Foto : Dok. ITMG

Pasardana.id - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (IDX: ITMG) menargetkan memproduksi sebesar 17,5 juta ton hingga 18,8 juta ton batu bara di sepanjang tahun 2022.

Sedangkan target penjualan tahun 2022 dicanangkan sebesar 20,5 hingga 21,5 juta ton batu bara.

Saat ini, 31 persen dari target volume penjualan telah ditetapkan harga jualnya, sedangkan 46 persen dari target volume penjualan mengacu pada indeks harga batu bara, 2 persen harga jualnya belun ditetapkan dan sisanya 21 persen belum terjual.

Direktur Utama ITMG, Mulianto menjelaskan, kedepannya, dengan berbekal ketangguhan, perseroan akan bertransformasi menjadi perusahaan energi Indonesia terdepan lebih hijau dan cerdas dengan memusatkan perhatian pada tiga lini bisnis.

“Pertama adalah lini pertambangan yang mencakup batu bara, mineral, dan kegiatan lainnya sebagai bisnis utama,” kata dia kepada media, Rabu (18/5/2022).

Ia melanjutkan, perseroan terus berupaya memaksimalkan aset batu bara yang sudah ada, termasuk terus mengembangkan tambang di lahan baru yang dimiliki oleh Perusahaan, seperti PT Graha Panca Karsa (GPK), PT Nusa Persada Resources (NPR), dan PT Tepian Indah Sukses (TIS).

Di samping itu, Perusahaan sedang melakukan pra-kajian kelayakan gasifikasi batu bara di PT Indominco Mandiri (IMM) dan juga menjajaki peluang investasi di usaha tambang mineral dan metal.

Di lini kedua, jelas dia, jasa energi yang mencakup jasa kontraktor pertambangan, perdagangan, solusi modal alam, dan pemanfaatan prasarana logistik yang saat ini dimiliki guna menciptakan nilai lebih dari operasi energi.

Adapun lini ketiga, energi baru terbarukan dan lain-lain yang berkaitan dengan investasi energi terbaharukan dan teknologi energi lainnya.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di pelabuhan Bontang telah meningkatkan porsi konsumsi energi dari sumber energi terbaharukan dan Perusahaan tengah membangun PLTS baru di Melak.