Rugi APLN Kian Dalam, Sentuh Rp650 Miliar Pada Tahun 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id,- PT Agung Podomoro Land Tbk (IDX: APLN) mencatatkan rugi bersih senilai Rp650,35 miliar pada tahun 2021, atau kian terpuruk sedalam 377,9 persen dibandingkan tahun 2020 yang mencatat rugi mencapai Rp136,78 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit emiten properti yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/4/2022).

Jelasnya, penjualan dan pendapatan usaha terpapas 14,14 persen menjadi Rp4,256 triliun karena penjualan tanah anjlok 52,32 persen, dan tersisa Rp779, 76 miliar.

Bahkan di tahun 2021, perseroan tidak membukukan penjualan pusat perbelanjaan, berbanding terbalik dengan tahun 2020, yang terbilang Rp704,96 miliar.

Namun penjualan rumah susun tumbuh 10,12 persen menjadi Rp1,425 triliun. Bahkan penjualan rumah tinggal melonjak 356 persen menjadi Rp808,27 miliar.

Senada, pendapatan sewa, hotel dan lain-lain tumbuh 9,5 persen menjadi Rp1,143 triliun.

Sayangnya, beban pokok penjualan dan beban langsung membengkak 2,57 persen menjadi Rp2,826 triliun. Akibatnya, laba kotor turun 35,07 persen. Ditambah beban bunga dan biaya keuangan yang membengkak 13,25 persen menjadi Rp1 triliun.

Akibatnya, rugi sebelum pajak menyentuh Rp457,62 miliar, berbanding terbalik dengan tahun 2020 yang mencatatkan laba sebelum pajak Rp207,01 miliar.

Kian dalam, karena rugi nilai wajar neto atas aset keuangan lainnya menyentuh Rp75,019 miliar.

Sementara itu, aset perseroan menyusut sedalam 2,5 persen menjadi Rp29,611 triliun, dipicu penyusutan saldo laba belum ditentukan penggunaannya sedalam 13,66 persen menjadi Rp4,108 triliun.