Ekspor Batu Bara Bawa KKGI Raup Laba USD23 Juta Di Tahun 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Resource Alam Indonesia Tbk (IDX: KKGI) membukukan laba bersih senilai USD23,103 juta pada tahun 2021, atau membaik dibanding tahun 2020 yang mencatatkan rugi bersih senilai USD7,322 juta.

Sehingga emiten tambang batu bara itu menorehkan laba per saham dasar senilai USD0,0049, atau membaik dibandingkan akhir tahun 2020 yang tercatat rugi per saham dasar senilai USD0,0016.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit KKGI yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/4/2022).

Jelasnya, pendapatan usaha naik menjadi USD132,14 juta yang ditopang kenaikan penjualan batu bara ke luar negeri sebesar 78,7 persen menjadi USD96,501 juta. Disusul penjualan batu bara ke dalam negeri yang naik 96,2 persen menjadi USD31,094 juta.

Kemudian, pendapatan listrik tumbuh 7,97 persen menjadi USD2,139 jut. Bahkan di tahun 2021, perseroan mulai mencatatkan penjualan bijih nikel senilai USD 1,257 juta  dan jasa penambangan senilai USD786,95 ribu.

Walau beban pokok pendapatan membengkak 42,18 persen menjadi USD91,093 juta, tapi laba kotor melonjak 485,7 persen menjadi USD41,056 juta.

Sementara itu, aset perseroan tumbuh 22,2 persen menjadi USD132,18 juta karena dipicu lonjakan utang pajak sebesar 2.211 persen menjadi USD8,575 juta.