Airasia Indonesia Harapkan Saham Kembali Diperdagangkan Pada Kuartal II 2022

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Airasia Indonesia Tbk (IDX: CMPP) berharap Bursa Efek Indonesia (BEI) memcabut penghentian sementara (suspend) perdagangan efek bersifat ekuitas-nya pada kuartal II 2022.

CMPP mulai di suspend sejak 5 Agustus 2019 karena tidak memenuhi kewajiban minimal saham beredar di publik sebesar 7,5 persen.

Melansir jawaban emiten penerbangan terkait perkembangan kondisi perseroan pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/1/2022), disebutkan bahwa perseroan akan melakukan aksi korporasi untuk memenuhi kewajiban tersebut pada kuartal I 2022.

“Rencana aksi korporasi telah mendapat persetujuan pemegang saham utama dan sedang dalam finalisasi,” tulis Sekretaris Perusahaan CMPP, Indah Permatasari Saugi.

Sementara itu, terkait kondisi usaha, dia menerangkan, CMPP sudah mulai mengoperasikan penerbangan komersialnya sejak bulan September 2021 yang lalu dan secara berkala berencana untuk membuka semua rute yang sebelumnya dioperasikan oleh Indonesia AirAsia.

Adapun rute penerbangan domestik yang sudah mulai dibuka saat ini adalah; Jakarta-Bali Pulang-pergi (PP) sebanyak 28 kali seminggu, Jakarta-Lombok PP sebanyak 7 kali seminggu, Jakarta-Medan PP sebanyak 14 kali seminggu, Jakarta-Padang PP sebanyak 7 kali seminggu, Jakarta-Pontianak PP 7 kali seminggu, Jakarta-Pekanbaru PP 4 kali seminggu, Bali-Bandung PP 7 kali seminggu, Bali-Surabaya PP 4 kali seminggu, dan Medan-Yogyakarta PP 3 kali seminggu.