CMPP Rugi Rp907,3 Miliar Tahun 2018

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Berdasarkan laporan keuangan belum audit, PT Airasia Indonesia Tbk (CMPP) mencatakan rugi setelah pajak Rp907,3 miliar atau memburuk dibanding tahun 2017 yang tercatat merugi sebesar Rp465,5 miliar.

Hal itu disebabkan kenaikan beban pendapatan sebesar 30,56% menjadi Rp5,514 triliun dari sebelumnya Rp4,22 triliun.

Direktur Utama CMPP, Dendy Kurniawan menyampaikan, meningkatnya biaya operasional menjadi beban pada kinerja. Hal itu didorong oleh peningkatan harga minyak dunia dan pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS di sepanjang tahun 2018.

“Total beban avtur naik 53% dengan harga avtur rata-rata sebesar 85 Dolar AS per barel,“ tulis Dendy dalam siaran pers, Rabu (27/2/2019).

Ia menambahkan, tahun 2018 merupakan tahun yang sangat penuh tantangan bagi operasional perseroan, dikarenakan rentetan bencana alam sepanjang tahun di Bali, Lombok dan Palu.

“Bencana-bencana ini berdampak terhadap keyakinan para wisatawan, terutama asing, untuk berkunjung ke Indonesia. Sehingga profitabilitas kami juga sangat terdampak olehnya,“ terang dia.