OJK : Ada 103 Perusahaan Pinjol Sudah Berizin Mulai 3 Januari 2022

Foto : istimewa

Pasardana.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, sebanyak 103 perusahaan fintech peer-to-peer lending atau pinjaman online (pinjol) sudah mengantongi izin resmi per 3 Januari 2022.  

OJK menyatakan, terdapat penambahan 2 penyelenggara pinjol berizin resmi, yaitu PT Pintar Inovasi Digital dan PT Mapan Global Reksa.

Dan terdapat 1 pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending atau pinjol, yaitu PT Kas Wagon Indonesia dikarenakan tidak memenuhi ketentuan Pasal 10 POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Selain itu, terdapat penambahan sistem operasi di Android milik PT Trust Teknologi Finansial (TrustIQ).

"Dengan demikian, telah terdapat 103 perusahaan fintech lending atau pinjaman online yang seluruhnya telah memiliki status berizin," tulis akun resmi OJK di Jakarta, Senin (10/1/2022).

OJK juga menyebutkan, jika pada awal 2020 jumlah pinjol resmi OJK mencapai 149 penyelenggara, kini tinggal 103 penyelenggara.

Berkurangnya jumlah pinjol terdaftar dan berizin dari OJK ini dikarenakan 46 pinjol telah dicabut surat terdaftar di OJK.

Ada beberapa alasan izin pinjol tersebut dicabut. Mulai dari tak memenuhi persyaratan yang diminta OJK, hingga ketidakmampuan manajemen untuk meneruskan operasi perusahaan.

Pada awal 2020, OJK melakukan moratorium atau penghentian sementara pendaftaran layanan baru pinjol.

Ini untuk menyehatkan industri pinjol dan membuat aturan baru yang membuat reputasi pinjol semakin baik.

Para pinjol akan beroperasi dengan model bisnis adaptif serta manajemen risiko yang terukur.

Terkait dengan itu, OJK mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah berizin dari OJK.

Hubungi Kontak OJK 157 melalui nomor telepon 157 atau layanan whatsapp 081 157 157 157 untuk mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan yang Anda terima.