Kolaborasi OJK dan Kominfo, Perkuat Digitalisasi Sektor Keuangan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sepakat untuk memperkuat digitalisasi di sektor jasa keuangan serta memperluas layanan dan tetap melindungi masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, pandemi covid-19 mendorong momentum yang besar bagi seluruh pelaku ekonomi termasuk di sektor jasa keuangan untuk mengakselerasi transformasi digital dengan memanfaatkan potensi Indonesia yang sangat besar.

"Pelaksanaan transformasi digital harus dimulai dengan membangun satu ekosistem keuangan digital yang lengkap dan terintegrasi, yang terdiri dari infrastruktur digital, literasi digital, pemahaman konsumen, pengembangan UMKM Digital, dan dukungan pemerintah melalui kebijakan yang akomodatif," ucap Wimboh dalam siaran pers, Minggu, 29 Agustus 2021.

Dalam keterangannya, Wimboh menekankan, bahwa OJK mendukung penuh pengembangan digitalisasi di sektor jasa keuangan, tak hanya sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tapi juga bisa meningkatkan inklusi keuangan dan berperan dalam peningkatan kesejahteraan.

Menurutnya, untuk mengembangkan ekonomi digital di Indonesia harus ditopang dengan prasyarat fundamental yaitu memastikan transformasi digital untuk mencapai access, affordability, dan ability dengan fokus utama membangun infrastruktur digital yang memadai dan merata.

"Tidak hanya kepada masyarakat perkotaan, namun juga masyarakat pedesaan, sehingga layanan digital dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat dengan mudah, murah, dan cepat," tuturnya.

Selain itu, ekonomi Indonesia harus dikembangkan ke arah digital karena ke depannya ekonomi berbasis digital akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

Digital ekonomi diharapkan dapat mendorong UMKM masuk ke rantai pasok global sehingga pemulihan ekonomi pasca covid-19 dapat terakselerasi dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menyebutkan, digitalisasi sektor jasa keuangan sudah termasuk dalam 10 sektor prioritas pengembangan ekonomi digital di Indonesia.

Selain memperkuat daya saing geo-strategis, program ini juga mendorong pertumbuhan yang berkualitas di Indonesia.

Menurut Johnny, sektor jasa keuangan tidak hanya perlu mengantisipasi munculnya disrupsi dan inovasi dari berbagai pemain fintech baru, tapi juga perlu melihat potensi produk-produk keuangan yang inovatif.

"Digital ekonomi memiliki potensi besar untuk dikembangkan seperti pada fintech, online banking, internet banking, dan digital banking disesuaikan dengan percepatan pembangunan infrastruktur digital, pengaturan tata kelola data dan transaksi elektronik, serta pengembangan SDM digital yang dilakukan Kominfo," tegas Johnny.

Ditambahkan, Kementerian Kominfo akan memberikan dukungan penuh, kerja sama lintas sektor yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, termasuk dengan OJK agar upaya Pemulihan Ekonomi Nasional tidak hanya mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi, namun juga mendorong agar Indonesia melesat tumbuh mewujudkan Indonesia yang terkoneksi.

"Saya dan Pak Wimboh punya komitmen, kita bangun dari hulu dan hilir, bangun untuk kepentingan rakyat sendiri. Kita butuh kolaborasi tidak sektor minded, kita kerjakan koordinasi, kerjakan bersama-sama. Kolaborasi ini kita harapkan bisa terwujud," pungkasnya.