Di Masa Pandemi, TIRT Andalkan Penjualan Stok Produk Kayu Lapis

foto : dok. TIRT

Pasardana.id - PT Tirta Mahakam Resources Tbk (IDX: TIRT), emiten yang bergerak di bidang industri kayu lapis, terus berupaya mencari peluang yang ada di masa pandemi Covid-19, dengan melihat kondisi pasar, baik ekspor maupun domestik.

Di masa pandemi ini, TIRT mengandalkan penjualan stock produk yang masih ada, salah satunya adalah kayu lapis.

Hingga Kuartal I-2021 ini, penjualan produk kayu lapis TIRT masih menjangkau pasar domestik dan ekspor.

“Adanya pandemi Covid-19 ini telah menjadi tantangan untuk berbagai sektor, tidak terkecuali TIRT. Meskipun pandemi ini mengakibatkan penghentian sementara pada produksi TIRT, kami masih memiliki stock produk sehingga dapat terus melakukan penjualan hingga saat ini. Salah satu stock yang difokuskan dan paling banyak dijual adalah produk kayu lapis. Kami bersyukur masih mendapatkan kepercayaan dari para pelanggan terhadap produk kayu TIRT, yang tentunya sudah memiliki standar mutu internasional,” ungkap Djohan Surja Putra selaku Presiden Direktur TIRT, dalam keterangan pers, Selasa (24/8).

Perseroan memiliki produk plywood tipis, polyester plywood, dan polyester blockboard yang memiliki kualitas terbaik yang telah dipercaya negara Jepang sebagai negara yang memiliki standar kualitas tinggi terhadap produk perkayuan.

Adapun sertifikasi yang dimiliki TIRT sebagai standar mutu produk, yaitu Japan Agricultural Standards (JAS) dan Sertifikat Legalitas Kayu (SVLK).

Strategi TIRT pada tahun 2021 ini, TIRT sudah memiliki buyer tetap yang telah terjalin kerja sama cukup lama sehingga Perseroan melihat masih adanya peluang yang dapat diraih di tahun 2021.

TIRT akan fokus melihat peluang pasar yang sudah dimiliki, baik domestik maupun ekspor yang sudah menjangkau Jepang, India, Taiwan, dan negara lainnya.

“TIRT fokus pada produk yang telah dipercaya Jepang dan melakukan berbagai efisiensi, mulai dari tenaga kerja dan mengatur dengan ketat dari segi produktivitas. Seiring dengan memantau pandemi Covid-19, TIRT akan menjual stock barang jadi yang sudah ada,” jelas Djohan.

Rencananya, TIRT akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) mengenai perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

“Diharapkan pandemi Covid-19 ini segera pulih kembali dan TIRT dapat meraih kinerja yang lebih baik. Kami akan terus melihat kondisi yang ada untuk terus mencari peluang dan strategi agar dapat melalui masa yang penuh tantangan ini,” tandas Djohan.