Bayar Utang, TIRT Peroleh Pinjaman Rp1,09 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) akan memperoleh pinjaman senilai Rp 1 triliun dari induk usaha, PT Harita Jayaraya, ditambah USD6,5 juta atau setara Rp93 miliar dari perusahaan terafiliasi, PT Long Bangun Putra.

Berdasarkan keterangan emiten kayu lapis itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/7/2020) bahwa dana pinjaman itu akan digunakan untuk membayar utang perseroan yang akan jatuh tempo dan mendukung kegiatan operasional.

“Sehubungan dengan pandemi Covid-19 sejak awal 2020, telah berdampak signifikan terhadap aktifitas usaha perseroan sehingga perseroan mengupayakan untuk mendapatkan pinjaman dari pihak terafiliasi,” sebut pernyataan perseroan.

Juga ditekankan, bahwa nilai pinjaman tidak berbunga dan tanpa agunan ini melebihi 50% dari ekuitas perseroan per 31 Desember 2019, sehingga tergolong material.

Karena itu, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 28 Agustus 2020, guna meraih restu dari aksi korporasi tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2020, perseroan mencatatkan utang bank yang akan jatuh tempo senilai Rp429,2 miliar dan utang pihak ketiga Rp146,58 miliar.

Sedangkan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi hanya tercatat sebesar Rp89,78 miliar.