Riset BMRI: Lebaran Dorong Laju Inflasi Mei 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (IDX: BMRI) menanggapi perihal inflasi pada Mei 2021 yang tercatat sebesar 0,32% mom, atau meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,13% mom.

"Realisasi inflasi tersebut sesuai dengan ekspektasi kami yang sebesar 0,32% mom dan lebih tinggi dari ekspektasi pasar yang sebesar 0,29% mom," beber Andry Asmoro selaku Office of Chief Economist Bank Mandiri, dalam siaran pers, Kamis (3/6).

Adapun inflasi secara tahunan tercatat sebesar 1,68% yoy (vs. 1,42% yoy pada April 2021).

"Realisasi inflasi tersebut sesuai dengan ekspektasi kami yang sebesar 1,68% yoy dan sedikit lebih tinggi dari ekspektasi pasar yang sebesar 1,67% yoy," imbuh Andry.

Andry juga memperkirakan, inflasi pada 2021 akan sebesar 2,92% yoy, atau berada di kisaran target Bank Indonesia yang sebesar 3±1%.

Inflasi tersebut lebih tinggi dari inflasi 2020 yang sebesar 2,04% yoy seiring dengan pemulihan ekonomi yang menyebabkan adanya potensi demand pull inflation.

"Kami memandang bahwa dampak peningkatan money supply dari kebijakan stimulus ekonomi akan menyebabkan tekanan terhadap inflasi," jelasnya.

Kondisi tersebut terutama terjadi pada semester kedua tahun 2021, dimana mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi diperkirakan mulai pulih kembali seiring dengan penanganan kasus COVID-19 yang lebih baik dan percepatan pelaksanaan program vaksinasi sehingga mendorong permintaan dan memacu perputaran uang.