Wall Street Melemah Dipicu Penurunan Harga Minyak Dunia

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (18/5/2021) dipicu penurunan harga minyak dunia.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 267,13 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 34.060,66. Indeks S&P 500 merosot 35,46 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 4.127,83. Indeks komposit Nasdaq melemah 75,41 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 13.303,64.

Harga minyak dunia turun sekitar 1 persen setelah Iran diperkirakan akan meningkatkan ekspor minyak mentah. Penurunan harga minyak dunia memberikan tekanan terhadap saham sektor energi.

Delapan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori negatif. Indeks sektor energi terjun 2,63 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Harga emas untuk pengiriman Juni 2021 berada di harga US$1.868 per ons.

Nilai tukar dolar AS stabil dengan indeks dolar AS berada di angka 89,78.

Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,2 persen, seiring rebound yang dialami saham sektor perjalanan dan hiburan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 1,39 poin menjadi 7.034,24. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 10,04 poin menjadi 15.386,58.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 28,30 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 9.183,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 13,68 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 6.353,67.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,4194 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound turun 0,1 persen menjadi 1,1624 euro per pound.