Wall Street Melemah Dipicu Kekhawatiran Inflasi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Rabu (19/5/2021) dipicu mencuatnya kekhawatiran inflasi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 164,62 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 33.896,04. Indeks S&P 500 melemah 12,15 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 4.115,68. Indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 3,90 poin menjadi 13.299,74.

Menurut catatan pertemuan Federal Reserve AS bulan April yang dirilis Rabu, beberapa pejabat The Fed mengkhawatirkan inflasi akan mencapai level yang tidak diinginkan sebelum mengindikasikan perlunya perubahan kebijakan moneter.

Tapering atau reduksi pembelian obligasi mungkin dilakukan The Fed dalam merespon pertumbuhan pesat ekonomi AS. Apabila hal tersebut terjadi, maka dampaknya akan negatif terhadap pasar saham.

Seluruh 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori negatif. Indeks sektor energi dan material masing-masing merosot 1,7 persen dan 2,4 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik dipicu kekhawatiran inflasi. Harga emas untuk pengiriman Juni 2021 naik 0,9 persen menjadi US$1.885,50 per ons.

Nilai tukar dolar AS relatif stabil dengan indeks dolar AS minim perubahan dari sesi sebelumnya di angka 90,18.

Bursa saham Eropa melemah pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1,5 persen, dipicu kekhawatiran inflasi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 84,04 poin, atau sekitar 1,19 persen, menjadi 6.950,20. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, anjlok 134,30 poin, atau sekitar 1,90 persen, menjadi 6.931,70.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 113,20 poin, atau sekitar 1,23 persen, menjadi 9.070,70. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 91,12 poin, atau sekitar 1,43 persen, menjadi 6.262,55.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,4149 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,3 persen menjadi 1,1575 euro per pound.