AP II Sesuaikan Jam Operasional Bandara Selama Masa Larangan Mudik

Foto : istimewa

Pasardana.id – PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) melakukan penyesuaian jam operasional bandara selama masa larangan mudik tanggal 6-17 Mei 2021 dengan mempertimbangkan tren pergerakan penumpang pesawat dan frekuensi penerbangan.

Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya melakukan penyesuaian jam operasional di 16 bandara, agar tetap beroperasi secara optimal dalam mendukung ketentuan peniadaan mudik sekaligus menjaga konektivitas udara Indonesia.

“Penyesuaian jam operasional di 16 bandara AP II dikoordinasikan dengan seluruh stakeholder. Selain itu juga telah mendapat persetujuan seiring dengan terbitnya Notice to Airmen (NOTAM) bagi bandara-bandara yang melakukan penyesuaian jam operasional,” ujar Awaluddin dalam pernyataan tertulisnya, Ahad (09/5).

Dia menambahkan, terdapat tiga bandara yang tetap beroperasi seperti sebelumnya.

"Jam operasional sama dengan sebelum periode peniadaan mudik yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang),  Halim Perdanakusuma (Jakarta), dan Silangit (Siborong-borong)," ungkap Awaluddin.

Di kesempatan yang sama, Direktur Operasional dan Pelayanan AP II, Muhamad Wasid menuturkan, penyesuaian jam operasional tersebut dilakukan juga dengan berkoordinasi bersama seluruh stakeholder.

"Penerbangan di bandara-bandara AP II pada masa peniadaan mudik khusus penerbangan yang dikecualikan dari larangan. Kami mengatur sedemikian rupa jam-jam penerbangan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan termasuk memperhatikan protokol kesehatan," kata Wasid.

Ditambahkan, seluruh bandara tetap bersiaga apabila ada penerbangan tidak berjadwal yang berada di luar jam operasional.

Lebih lanjut Wasid memastikan, bandara AP II akan tetap melayani penerbangan tidak berjadwal yang ada di luar jam operasional, misalnya penerbangan dalam rangka kemanusiaan, evakuasi medis, repatriasi, penerbangan militer, penerbangan VVIP/VIP, penerbangan kenegaraan, dan jika ada penerbangan dengan status emergency.

Adapun PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) mencatat penurunan trafik penerbangan sekitar 90 persen seiring dengan dipatuhinya ketentuan peniadaan mudik oleh masyarakat.